Tugas 1 Microprosessor
1. Jelaskan Pengertian dan Perbedaan Mikroprocessor, Mikrokomputer dan
Mikrokontroler !
2. Pengertian dan Fungsi ALU, Control Unit, dan Register !
3. Jelaskan jenis-jenis RAM dan ROM !
4. Jelaskan Perbedaan Volatile Dan Non Volatile !
Jawab
1. a) Mikroprosesor adalah suatu chip (IC=integrated circuits) yang di dalamnya terkandung rangkaian ALU (arithmetic-logic unit), rangkaian CU (control unit), dan register-register.
b) Mikrokomputer adalah interkoneksi antara mikroprosesor (CPU) dengan memori utama (main memory) dan antarmuka input-output (I/O interface) yang dilakukan dengan menggunakan sistem interkoneksi bus.
c) Mikrokontroller adalah sebuah chip yang berfungsi sebagai pengontrol rangkaian elektronik dan umunya dapat menyimpan program didalamnya. Mikrokontroler adalah sebuah chip yang berfungsi sebagai pengontrol rangkaian elektronik dan umunya dapat menyimpan program did umumnya terdiri dari CPU (Central Processing Unit), memori, I/O tertentu dan unit pendukung seperti Analog-to-Digital Converter (ADC) yang sudah terintegrasi di dalamnya. Kelebihan utama dari mikrokontroler ialah tersedianya RAM dan peralatan I/O pendukung sehingga ukuran board mikrokontroler menjadi sangat ringkas.
2. a) ALU : Menyediakan fungsi pengolahan
b) CU : Mengontrol fungsi prosesor
c) Register: Penyimpan sementara dalam mikroprosesor
3. a) RAM
2. Pengertian dan Fungsi ALU, Control Unit, dan Register !
3. Jelaskan jenis-jenis RAM dan ROM !
4. Jelaskan Perbedaan Volatile Dan Non Volatile !
Jawab
1. a) Mikroprosesor adalah suatu chip (IC=integrated circuits) yang di dalamnya terkandung rangkaian ALU (arithmetic-logic unit), rangkaian CU (control unit), dan register-register.
b) Mikrokomputer adalah interkoneksi antara mikroprosesor (CPU) dengan memori utama (main memory) dan antarmuka input-output (I/O interface) yang dilakukan dengan menggunakan sistem interkoneksi bus.
c) Mikrokontroller adalah sebuah chip yang berfungsi sebagai pengontrol rangkaian elektronik dan umunya dapat menyimpan program didalamnya. Mikrokontroler adalah sebuah chip yang berfungsi sebagai pengontrol rangkaian elektronik dan umunya dapat menyimpan program did umumnya terdiri dari CPU (Central Processing Unit), memori, I/O tertentu dan unit pendukung seperti Analog-to-Digital Converter (ADC) yang sudah terintegrasi di dalamnya. Kelebihan utama dari mikrokontroler ialah tersedianya RAM dan peralatan I/O pendukung sehingga ukuran board mikrokontroler menjadi sangat ringkas.
2. a) ALU : Menyediakan fungsi pengolahan
b) CU : Mengontrol fungsi prosesor
c) Register: Penyimpan sementara dalam mikroprosesor
3. a) RAM
1)
DRAM
(Dynamic Random Access Memory)
Jenis RAM ini merupakan memori semi
konduktor yang memerlukan kapasitor sebagai tumpuan untuk menyegarkan data yang
ada di dalamnya. RAM ini memiliki kecepatan yang lebih tinggi dibanding EDO
RAM. DRAM menggunakan satu transistor dan kapasitor per bit dalam strukturnya.
Hal ini membuat RAM ini memiliki kepadatan yang cukup tinggi. DRAM memiliki
frekuensi kerja yang bervariasi antara 4,7 Mhz hingga 40 Mhz.
2) SDRAM
(Sychronous Dynamic Random Access Memory)
SDRAM menjadi RAM
yang memiliki kecepatan cukup tinggi dibanding jenis-jenis RAM lainnya yakni
kecepatan sampai 100 - 133 Mhz. RAM memiliki 168 Pin saluran transfer data. RAM
ini diletakkan pada slot DIMM/SDRAM di motherboard yang mampu menampung memori
mulai 16 MB hingga 1GB.
3) RDRAM (Rambus Dynamic
Random Access Memory)
Komponen ini
diperkenalkan pada tahun 1995 dengan kecepatan 600 Mbytes/sec. Pada tahun 1997,
kecepatan RDRAM meningkat hingga 700 MBps, dan tahun 1998 menjadi 1,6 GBps. Tak
heran, RAM ini awalnya dikembangkan untuk komputer dengan prosesor Pentium 4
atau untuk keperluan perangkat gaming. Slot memori untuk RDRAM ialah 184 pin.
4) SRAM (Static Random
Access Memory)
Jenis
RAM komputer ini terbuat dari semacam semi konduktor yang tidak memerlukan
kapasitor dan tidak memerlukan penyegaran secara berkala sehingga kinerja bisa
lebih cepat. Hal ini disebabkan komponen ini hanya menggunakan transistor tanpa
kapasitor. SRAM
didesain menggunakan desain cluster enam transistor untuk menyimpan setiap bit
informasi. Kecepatan SRAM mampu mengimbangi kecepatan prosesor 500 MHz atau
lebih.
5) EDORAM (Extended Data
Out Random Access Memory)
RAM ini
dikembangkan tahun 1995 dan memiliki kemampuan yang lebih cepat dalam membaca
dan mentransfer data dibandingkan dengan jenis-jenis RAM lain. Slot memori
untuk EDORAM ialah 72 pin. Bentuk komponen ini lebih panjang daripada RAM SIMM.
Tak heran RAM ini sangat cocok dipasang pada semua komputer Pentium. Selain
itu, komponen ini juga cocok untuk dipasang pada komputer dengan bus mencapai
66 Mhz.
6) FPM DRAM (First Page
Mode DRAM)
Jenis RAM ini
merupakan bentuk asli atau bentuk awal dari DRAM. Laju transfer maksimum untuk
cache L2 mendekati 176 MB per detik. FPM bekerja pada rentang frekuensi 16 MHz
hingga 66 MHz dengan akses waktu hingga 50ns.
7) Flash RAM
Flash RAM
merupakan jenis memori berkapasitas rendah yang digunakan pada perangkat
elektronika seperti TV, VCR, hingga ponsel lama. Momori ini dipasang pada
perangkat yang memerlukan refresh dengan daya yang kecil.
8) VGRAM (Video Graphic
Random Access Memory)
VGRAM biasanya
digunakan untuk menyimpan kandungan pixel bagi sebuah paparan grafik.
Penggunaan chip ini akan memberikan performa video yang baik dan mengurangi
tekanan pada CPU.
9) DDR SDRAM (Double Date
Rate SDRAM)
RAM ini digunakan
diberbagai perangkat saat ini. RAM ini mampu menjalankan dua instruksi
sekaligus dalam satuan waktu yang sama. Memori ini memiliki 184 pin. RAM jenis
ini juga mengonsumsi daya listrik yang lebih rendah.
10) SO – DIMM (Small Outline
Dual in-line Memory Module)
Memori
ini merupakan jenis memori yang digunakan pada perangkat notebook. Bentuk
fisiknya cukup ringkas, kira-kira setengah dari besaran DDR RAM sehingga lebih
menghemat ruang. Jenis memori ini biasanya mengikuti perkembangan RAM untuk
komputer desktop.
b) ROM
1) Mask ROM
Mask ROM adalah ROM yang tidak bisa ditulis ulang
(non-flashable) sehingga tidak dapat di up-grade.
2) PROM (Programmable Read-Only Memory)
PROM merupakan sebuah chip memory yang hanya dapat
diisi data satu kali saja. Sekali saja program dimasukkan ke dalam sebuah PROM,
maka program tersebut akan berada pada PROM seterusnya.
3) EPROM (Erasable Programmable Read-Only Memory)
EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory) adalah
sebuah ROM yang dapat diprogram ulang dan dihapus.
4) EEPROM (Electrically Erasable Programmable
Read-Only Memory)
EEPROM adalah tipe khusus dari PROM (Programmable
Read-Only Memory) yang bisa dihapus dengan memakai perintah elektris.
4. Non Volatile memory merupakan sebuah jenis memori komputer dengan akses
acak (RAM) yang umumnya digunakan untuk menyimpan konfigurasi yang dilakukan
oleh firmware, seperti BIOS, EFI atau firmware-firmware lainnya pada
perangkat embedded, semacam router. Umumnya, NVRAM dibuat dengan teknologi
manufaktur CMOS (Complimentary Metal-Oxide Semiconductor) sehingga daya yang
dibutuhkannya juga kecil. Sedangkan Memory volatile merupakan
memory dimana data-nya dapat ditulis dan dihapus kembali secara berulang-ulang,
hanya saja sifat penyimpanan memorinya sementara, data akan hilang ketika memory
tidak mendapatkan catu daya, atau saat komputer mati (off) semua data yang
tersimpan akan hilang.
Komentar
Posting Komentar